160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Kemenpar Sambut Penerbangan Perdana SalamAir Muscat–Medan, Buka Akses Wisatawan Timteng Ke Danau Toba

750 x 100 AD PLACEMENT

MEDAN | brigadepasopati.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut baik penerbangan perdana SalamAir rute Muscat–Medan yang diharapkan memperkuat konektivitas Indonesia dengan Oman sekaligus membuka akses lebih luas bagi wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara (Sumut), termasuk Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas.

 

Penerbangan perdana maskapai asal Oman tersebut berlangsung Sabtu, (4/7/2026), bertolak dari Muscat Ibu Kota Oman dan mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatra Utara.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan rute langsung Muscat–Medan menjadi momentum penting memperluas peluang wisatawan Timur Tengah menjelajahi Indonesia. “Kami menyambut baik penerbangan perdana SalamAir dari Muscat menuju Medan. Rute langsung ini tidak hanya memperkuat konektivitas Indonesia dengan Oman, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi wisatawan Timur Tengah untuk menjelajahi destinasi pariwisata Indonesia, khususnya Sumatra Utara dengan Danau Toba sebagai salah satu destinasi prioritas,” kata Menpar Widiyanti dalam keterangannya, pada Sabtu (4/7/2026).

 

Menurutnya, kehadiran SalamAir menjadi sinyal positif bagi penguatan pasar wisatawan mancanegara dari kawasan Timur Tengah. Rute Muscat–Medan dinilai strategis karena Muscat memiliki posisi sebagai hub yang menghubungkan Indonesia dengan sejumlah kota di kawasan Teluk dan Timur Tengah.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Konektivitas tersebut diharapkan memperluas jangkauan promosi pariwisata Indonesia kepada wisatawan dari Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, serta pasar potensial lainnya di kawasan tersebut.

 

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menjelaskan pasar Timur Tengah merupakan salah satu pasar penting bagi pariwisata Indonesia. Segmen yang diminati meliputi wisata keluarga, pariwisata ramah Muslim, perjalanan mewah, kebugaran, wisata berbasis alam, serta perjalanan minat khusus.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Wisatawan dari kawasan Timur Tengah juga dikenal memiliki minat terhadap destinasi alam, aktivitas belanja, kekayaan kuliner, serta layanan akomodasi berkualitas. “Pembukaan rute ini sejalan dengan upaya Kementerian Pariwisata untuk memperkuat aksesibilitas, meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan, serta mendorong pemerataan kunjungan ke destinasi di luar Bali. Sumatra Utara memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pintu masuk wisatawan Timur Tengah, baik untuk perjalanan wisata, keluarga, maupun konektivitas lanjutan ke destinasi lain di Indonesia,” jelas Ni Made Ayu Marthini.

 

Selain memperkuat arus kunjungan wisatawan mancanegara, rute langsung tersebut diharapkan memberi nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku industri pariwisata di Sumatra Utara, termasuk hotel, restoran, biro perjalanan wisata, UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta pengelola destinasi.

 

Kemenpar mendorong rute baru ini dioptimalkan melalui penyusunan paket wisata yang relevan dengan karakteristik wisatawan Timur Tengah, peningkatan kesiapan dan kualitas layanan, serta penguatan kolaborasi promosi bersama maskapai, Pemerintah Daerah, dan industri pariwisata. “Ke depan, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat kerja sama dengan maskapai penerbangan, pelaku industri, dan mitra strategis internasional dalam meningkatkan konektivitas udara menuju Indonesia,” ucap Ni Made Ayu Marthini.

 

Upaya ini menjadi bagian dari strategi memperluas pasar wisatawan mancanegara, meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan, serta memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT