160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Pemkot Surabaya Ubah Skema Beasiswa Pemuda Tangguh 2026, Dana Disalurkan Lewat Sekolah

750 x 100 AD PLACEMENT

SURABAYA | brigadepasopati.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan skema baru penyaluran Beasiswa Pemuda Tangguh jenjang SMA/SMK/MA/sederajat tahun ajaran 2026/2027. Melalui mekanisme Bantuan Sosial (Bansos), Pemerintah memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran dan digunakan sepenuhnya untuk biaya sekolah.

 

Program ini kini memasuki tahap daftar ulang bagi calon penerima yang difasilitasi Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra). Dari 8.469 pendaftar, sebanyak 7.380 siswa dinyatakan lolos setelah verifikasi dan validasi sesuai ketentuan.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Kepala Bapemkesra Pemkot Surabaya, Arief Boediarto, menegaskan seluruh penerima telah diseleksi melalui sistem. “Kami memastikan penerima bantuan merupakan warga yang benar-benar berhak, yaitu dari keluarga miskin, pramiskin, serta anak yatim dan piatu. Seluruh pendaftar sudah diverifikasi melalui sistem sehingga bantuan ini tepat sasaran,” kata Arief Boediarto di Gelanggang Remaja, pada Rabu (8/7/2026).

 

Arief Boediarto menjelaskan penerima diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin, keluarga prasejahtera, anak yatim atau piatu, serta masyarakat kelompok desil kesejahteraan terendah sesuai Peraturan Wali Kota Nomor 80 Tahun 2025. “Pemkot Surabaya berharap bantuan pendidikan dapat mengurangi beban ekonomi keluarga rentan, mencegah anak putus sekolah, sekaligus memastikan setiap rupiah bantuan benar-benar digunakan untuk mendukung keberlangsungan pendidikan para siswa hingga lulus,” jelas Kepala Bapemkesra.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Ketua Tim Kerja Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bapemkesra, Efi Zuliati, mengatakan perubahan terbesar tahun ini ada pada mekanisme penyaluran. Jika sebelumnya dana ditransfer langsung ke rekening siswa, kini bantuan disalurkan melalui sekolah agar penggunaannya lebih terkontrol. “Kami melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya. Masih ditemukan bantuan yang sudah diterima siswa, tetapi belum digunakan untuk memenuhi kewajiban pembayaran di sekolah. Karena itu, tahun ini dana disalurkan melalui sekolah agar benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan,” ujar Efi Zuliati.

 

Selain perubahan mekanisme, besaran bantuan juga naik menjadi Rp350 ribu per bulan dari sebelumnya Rp320 ribu. Dana diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan MA swasta untuk membiayai SPP, Lembar Kerja Siswa (LKS), hingga biaya praktik. “Sedangkan untuk siswa sekolah negeri tidak menerima bantuan biaya pendidikan karena tidak lagi dikenakan SPP. Meski demikian, seluruh penerima baru, baik dari sekolah negeri maupun swasta, tetap memperoleh bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, serta kaus kaki hitam dan putih yang diberikan satu kali di awal program,” terang Efi Zuliati.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Lebih lanjut Efi Zuliati menambahkan tidak semua pendaftar lolos karena seleksi dilakukan ketat. Sebagian gugur karena pernah menerima bantuan serupa, tidak lagi berstatus siswa aktif, tidak masuk kelompok desil prioritas, data administrasi belum lengkap, atau berdomisili di luar Kota Surabaya.

 

Proses daftar ulang berlangsung 6–10 Juli 2026 dengan dua sesi pelayanan setiap hari. Dalam sehari, Bapemkesra melayani sekitar 1.300 hingga 1.400 peserta agar proses administrasi berjalan lancar. (aa)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT