

TULUNGAGUNG | brigadepasopati.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Sumbergempol, pada Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu daya beli masyarakat.
Pembukaan Gerakan Pangan Murah dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, dari lokasi kegiatan yang dipusatkan di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru. Pembukaan tersebut diikuti seluruh Camat se-Kabupaten Tulungagung dari wilayah Kecamatan masing-masing, termasuk Camat Sumbergempol, Heru Junianto, S.STP., M.M., yang mengikuti kegiatan sekaligus membuka pelaksanaan GPM di wilayahnya.
Kegiatan di Kecamatan Sumbergempol dimulai pukul 08.00 WIB dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung sekaligus menyambut Hari Pangan Sedunia.
Sejumlah komoditas kebutuhan pokok ditawarkan dengan harga relatif terjangkau. Di antaranya telur ayam Rp22.000, bawang putih Rp25.000, bawang merah Rp27.000, gula putih Rp17.500, serta Minyakita isi ulang Rp31.000.
Selain itu, tersedia beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp56.000, mi Mix isi lima Rp15.000, dan sayuran Rp5.000. Produk lainnya meliputi minyak goreng Sania kemasan 2 liter Rp42.000, Harum Manis Rp70.000 per 5 kilogram dan Rp139.000 per 10 kilogram, serta Lahap Lele seharga Rp79.000.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sumbergempol. Danramil Sumbergempol diwakili Peltu Seno Batu, sedangkan Kapolsek Sumbergempol diwakili Wakapolsek Ipda Heru Sutikno, S.H.

Kehadiran unsur TNI dan Polri tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelayanan kepada masyarakat.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah berupaya memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Program ini sekaligus menjadi salah satu langkah pengendalian inflasi daerah melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan,” ujar Camat Heru Junianto.
Dengan pelaksanaan GPM, masyarakat diharapkan terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kolaborasi Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, TNI-Polri, serta para penyedia bahan pangan diharapkan terus diperkuat untuk menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat. (Nanang)