160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

UNAIR Gelar Konferensi Nasional APSIPOL 2026 Bahas Kedaulatan Digital Dan Masa Depan Demokrasi

Suasana Konferensi Nasional APSIPOL 2026 yang diselenggarakan di ASEEC Tower, Kampus B Universitas Airlangga, Surabaya, Senin (2/11/2026). (Dok. Humas FISIP Unair)
750 x 100 AD PLACEMENT

SURABAYA | brigadepasopati.com – Departemen Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga menyelenggarakan Konferensi Nasional APSIPOL 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Senin – Kamis (2–5/11/2026) di ASEEC Tower, Kampus B, Universitas Airlangga, Surabaya.

 

Mengusung tema “Kedaulatan Digital, Keamanan Siber, dan Masa Depan Demokrasi Indonesia”, konferensi ini membahas berbagai tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi digital. Topik pembahasannya meliputi politik digital dan Pemerintahan elektronik (e-government), keamanan siber dan privasi, literasi politik dan demokrasi digital, hingga pelindungan anak di era digital.

750 x 100 AD PLACEMENT

Hari pertama, pada Senin (2/11/2026), kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pimpinan Universitas Airlangga, FISIP, Departemen Ilmu Politik, serta APSIPOL. Agenda dilanjutkan dengan sesi keynote yang menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional RI.

 

Salah satu sesi pada hari pertama menghadirkan Abdullah Azwar Anas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi periode 2022–2024. Abdullah Azwar Anas juga pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada 2022 dan Bupati Banyuwangi periode 2010–2020. Dalam sesi ini, pengalaman Abdullah Azwar Anas di Pemerintahan menjadi perspektif untuk membahas transformasi digital dan penyelenggaraan layanan publik. Pemanfaatan teknologi dalam Pemerintahan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Pembahasan berlanjut melalui sesi bertajuk “Ketahanan Digital: Menghadapi Geopolitik dan Geostrategi Baru” bersama Caturida Meiwanto Doktoralina, Ph.D., dari Lembaga Profesional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Lembaga Ketahanan Nasional RI. Sesi ini mengangkat pentingnya ketahanan digital di tengah perubahan geopolitik dan geostrategi global. Perkembangan teknologi tidak hanya membawa peluang bagi kemajuan negara, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan nasional.

Selain diskusi tersebut, agenda hari pertama juga mencakup peluncuran dua buku dan pemberian APSIPOL Award. Setelah istirahat siang, peserta mengikuti Konferensi I bertajuk Digital Politics & E-Government yang menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel bersama Pemerintah Daerah dan Simposium Peserta. Rangkaian kegiatan hari pertama APSIPOL 2026 ini sukses diikuti oleh sekitar 150 peserta.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Dalam keterangannya, Caturida Meiwanto menyampaikan bahwa konferensi ini menjadi kesempatan bagi Perguruan Tinggi untuk berkontribusi dalam pembahasan kebijakan nasional. “Perguruan Tinggi tidak hanya berperan sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga perlu terlibat dalam memberikan perspektif dan rekomendasi terhadap berbagai persoalan strategis yang dihadapi bangsa, termasuk kedaulatan digital dan keamanan siber,” ujar Caturida Meiwanto.

 

Melalui Konferensi Nasional APSIPOL 2026, diharapkan terbangun kolaborasi antara Perguruan Tinggi, Pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Forum ini juga dimaksudkan agar bisa dapat menghasilkan pertukaran gagasan dan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat kedaulatan digital, keamanan siber, serta demokrasi Indonesia. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT