

BATANG | brigadepasopati.com – Masa libur panjang menjadi momentum masyarakat Jawa Tengah untuk berlibur menggunakan moda transportasi kereta api. Melalui Stasiun Batang, jumlah penumpang KA Kaligung jurusan Semarang dan Tegal mengalami peningkatan signifikan selama dua pekan terakhir.
Berdasarkan data Stasiun Batang, jumlah pengguna KA Kaligung selama liburan naik dari 50 menjadi 70 penumpang per hari. Salah satu penumpang, Otin dan Arif warga Subah, memilih KA Kaligung dari Stasiun Batang karena lokasinya strategis. “Kemarin sudah liburan dua minggu ke kampung halaman Subah, sekarang mau balik kerja ke Tegal lewat Stasiun Batang. Ya karena kalau dari rumah orang tua lebih dekat dibandingkan harus ke Stasiun Pekalongan,” katanya saat ditemui di Stasiun Batang, Kabupaten Batang, pada Kamis (9/7/2026).
Keduanya juga mengapresiasi potongan harga khusus dari PT KAI sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Diskon 30 persen tersebut membuat tarif turun dari Rp85 ribu menjadi Rp59 ribu per orang. “Ya harganya lumayan bisa lebih irit biaya, membantu sekali buat pekerja seperti saya,” ungkapnya.
Senada, Suritno warga Bandar mengaku konsisten memanfaatkan Stasiun Batang untuk bepergian ke luar kota. Sejak beroperasi, hampir seluruh perjalanan ke Tegal dan Semarang ia lakukan menggunakan KA Kaligung karena lebih efektif. “Yang pasti jarak yang lebih dekat dari Bandar ke Semarang atau ke Tegal. Dibandingkan kalau saya harus lewat Stasiun Pekalongan pasti terlalu jauh, padahal anak kuliahnya di Semarang, jadi dekat kalau lewat Stasiun Batang,” terang Suritno.
Lebih lanjut Suritno juga sering memanfaatkan fasilitas KA Joglosemarkerto untuk berlibur maupun bertandang ke rumah saudara. “Sejak ada kereta api Joglosemarkerto sering juga saya berkunjung ke Kebumen, jadi lebih mudah, ongkosnya juga lebih efisien. Cuma kalau bisa bangkunya ditambah, biar makin nyaman kalau nunggu kereta datang,” ujar Suritno. (*)