

SURABAYA | brigadepasopati.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) memperingati Dies Natalis ke-65 melalui Tasyakuran dan Sambang Kampus Alumni yang berlangsung di Gallery Lantai 1 FEB UNAIR, pada Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan keluarga besar FEB UNAIR lintas generasi, mulai dari pimpinan Universitas dan Fakultas saat ini, mantan pimpinan, para senior dan sesepuh, Dosen dan Tenaga Kependidikan aktif maupun purnatugas, Alumni, Mahasiswa, hingga pengurus Organisasi Mahasiswa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNAIR Dr. Ardianto, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA., serta Rektor UNAIR (periode 2015-2025) Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak., CA.
Dari FEB UNAIR hadir Dekan FEB UNAIR Prof. Dr. Rudi Purwono, S.E., M.SE., Dekan FEB UNAIR (periode 2015-2025) Prof. Dr. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA., Dekan (periode 1982-1985) Dra. Ec. Sri Maemunah Soeharto, dan Dekan (periode 2010-2015) Prof. Dr. Muslich Anshori, S.E., M.Sc., Ak., serta Ketua IKAFE FEB UNAIR Rizky Supriadi, S.E., Ak., MBA.

Dalam sambutannya, Prof. Rudi Purwono menekankan bahwa perjalanan 65 tahun FEB UNAIR merupakan hasil kerja dan kontribusi banyak generasi. Para pendahulu, pimpinan, Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, dan Alumni memiliki peran dalam membangun fondasi hingga membawa FEB UNAIR mencapai berbagai capaian saat ini.
Dekan FEB UNAIR juga mengajak seluruh keluarga besar FEB UNAIR untuk tidak berhenti pada capaian yang telah diraih, melainkan terus memperkuat pendidikan, riset berdampak, jejaring internasional, kolaborasi, serta pengembangan generasi unggul dan berintegritas.
Sementara itu, Rektor UNAIR Prof. Muhammad Madyan menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan FEB UNAIR beserta para pimpinan terdahulu. Prof. Muhammad Madyan berharap momentum usia ke-65 menjadi titik penguatan bagi FEB UNAIR untuk terus berkembang, memberikan dampak lebih luas, dan semakin mendunia.

Kegiatan juga menjadi momentum Sambang Kampus bagi Alumni untuk kembali ke almamater. Kehadiran Alumni diharapkan tidak berhenti pada nostalgia, tetapi berkembang menjadi kontribusi melalui kolaborasi antara pengalaman dan jejaring Alumni dengan potensi Mahasiswa, riset, dan gagasan yang berkembang di kampus.
Kemeriahan tasyakuran semakin lengkap dengan pemberian penghargaan / reward mendapatkan undian utama, umroh bagi Tendik juga Dosen atas pengabdian dan dedikasi untuk FEB UNAIR, Dimana penghargaan tersebut diraih oleh Achmad Sjafii, S.E., M.E., Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB UNAIR, dan Agus Susanto, Tenaga Kependidikan FEB UNAIR, sementara sejumlah hadiah hiburan lainnya berupa e-money dan sarung juga dibagikan.

Memasuki usia ke-65, FEB UNAIR meneguhkan komitmen untuk meneruskan estafet kontribusi lintas generasi dengan semangat Berkarya, Berdampak, Mendunia. (*)