160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Prof. Dwi Setyawan Calon Rektor UNAIR Tekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia 

Prof. Dr Dwi Setyawan, S.Si., M.Si., Apt.
750 x 100 AD PLACEMENT

SURABAYA | brigadepasopati.com – UNAIR menyelenggarakan Uji Masyarakat Kampus Calon Rektor Periode 2025-2030, pada Selasa (11/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr Dwi Setyawan, S.Si., M.Si., Apt. selaku calon Rektor memaparkan gagasannya, melalui pidato berjudul Memantaskan UNAIR Sebagai Perguruan Tinggi Kelas Dunia, dan Prof. Dwi berkomitmen memimpin UNAIR lima tahun ke depan.

 

Saat ini, Prof Dwi merupakan Dekan Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) UNAIR. Sebelumnya, ia telah berkiprah di Fakultas Farmasi (FF) UNAIR pada tahun 2015-2020 sebagai Wakil Dekan II. Prof. Dwi menganggap bahwa UNAIR telah mencapai prestasi beberapa tahun terakhir, seperti peringkat 308 menurut QS World University Ranking. Dengan predikat Perguruan Tinggi tingkat dunia, Prof Dwi berharap capaian UNAIR bukan menjadi sekedar angka.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

“Saya berharap capaian yang kita dapatkan tidak sekedar angka, tetapi sudah menjadi darah daging dan kebiasaan kita semua, sehingga kita memang pantas berada pada posisi tersebut. Ke depan, saya berharap tidak harus lagi dilakukan pressure untuk bisa menghasilkan prestasi karena itu sudah menjadi kebiasaan,” papar Prof Dwi.

 

Prof. Dwi memberikan contoh publikasi di jurnal internasional sebagai kebiasaan yang harus dilakukan oleh Dosen. Ia mengungkapkan bahwa menulis merupakan kewajiban Dosen UNAIR agar layak menjadi Perguruan Tinggi tingkat dunia. Dekan FTMM tersebut mengibaratkan jabatan Rektor sebagai nahkoda dari kapal besar. Baginya, menjadi nahkoda berarti harus memahami situasi yang dapat memengaruhi arah kapal.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

“Sebagai Rektor, kita harus memahami situasi saat ini, baik nasional maupun global. Sekarang ini kita sedang berada pada masa transisi revolusi industri 4.0 ke 5.0. Ini harus diantisipasi di sistem pendidikan kita,” tambahnya.

 

Terkait situasi global, Prof Dwi akan mendorong literasi digital untuk seluruh Mahasiswa. Ia menyoroti kondisi global di mana kecerdasan buatan telah merambah ke berbagai sektor. Dalam melihat situasi nasional, Prof. Dwi mengungkapkan adanya kebijakan Pemerintah bahwa Perguruan Tinggi harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Selain itu, isu efisiensi anggaran juga disinggung Prof. Dwi sebelum memaparkan strateginya.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Melihat kondisi tersebut, Prof. Dwi mengungkapkan strateginya, baik dari bidang sumber daya, riset dan pengabdian, serta pendidikan. Strategi re-focusing untuk menciptakan sumber daya yang unggul serta berdampak nyata pada masyarakat menjadi program unggulan Prof. Dwi.

 

Terakhir, Prof. Dwi menambahkan bahwa Rektor memiliki sifat kooperatif, adaptif, lincah, eksekutif dan kolaboratif. “Ranking itu bukan tujuan kita semua. Dengan inovasi, sinergi, dan kolaborasi. Saya berharap UNAIR menjadi perguruan tinggi yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT