160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Menko AHY Dorong Kawasan KUNCI Bersama Jadi Model Aglomerasi Polisentrsi, Target Pacu Ekonomi Jabar-Jateng

750 x 100 AD PLACEMENT

JAKARTA | brigadepasopati.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kawasan KUNCI Bersama menjadi model pengembangan kawasan berbasis aglomerasi polisentris. Model ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Barat–Jawa Tengah, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Hal tersebut disampaikan Menko AHY usai memberikan keynote speech dan menghadiri KUNCI Bersama Summit 2026 di Jakarta, pada Senin (27/7/2026).

 

Menurut Menko AHY, kawasan yang terdiri atas delapan Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan dua Kabupaten di Jawa Tengah tersebut memiliki potensi besar di sektor ekonomi, industri, pariwisata, serta pengembangan wilayah. Namun, potensi itu masih perlu didukung konektivitas dan infrastruktur yang semakin terintegrasi. “Kawasan KUNCI Bersama memiliki potensi yang sangat besar dari sisi ekonomi, industri, pariwisata, dan pengembangan wilayah. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh konektivitas dan infrastruktur yang terintegrasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menko AHY.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Lebih lanjut Menko AHY menjelaskan posisi strategis Kawasan KUNCI Bersama didukung oleh keberadaan Pelabuhan Patimban sebagai gerbang logistik laut dan Bandara Internasional Kertajati sebagai gerbang udara. Pemerintah terus mendorong optimalisasi kedua infrastruktur tersebut, termasuk menjadikan Kertajati sebagai hub industri kedirgantaraan nasional yang diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Selain penguatan infrastruktur, Pemerintah juga mendorong penataan ruang yang lebih terarah. Potensi unggulan di masing-masing wilayah akan dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, agribisnis, kawasan pangan berkelanjutan, hingga industri. “Kita membangun infrastruktur bukan semata membangun jalan, pelabuhan, atau bandara, melainkan bagaimana infrastruktur tersebut membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” tegas Menko AHY.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di Kawasan KUNCI Bersama masih menunjukkan disparitas antarwilayah. Karena itu, konektivitas menjadi faktor penting untuk menurunkan biaya logistik, memperlancar mobilitas barang dan manusia, serta meningkatkan produktivitas kawasan.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, Menko AHY menawarkan konsep aglomerasi polisentris. Konsep ini adalah pengembangan beberapa pusat pertumbuhan yang saling terhubung sesuai keunggulan masing-masing wilayah. “Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan ego sektoral. Yang dibutuhkan adalah pengembangan kawasan yang terintegrasi sehingga setiap daerah dapat tumbuh sesuai keunggulannya, namun tetap saling terhubung dan saling memperkuat,” kata Menko AHY.

Ditambahkan Menko AHY bahwa inisiatif pengembangan Kawasan KUNCI Bersama berawal dari aspirasi para Kepala Daerah yang menginginkan percepatan pembangunan melalui kolaborasi lintas wilayah. Pemerintah Pusat siap mengawal inisiatif tersebut agar menjadi model pengembangan kawasan yang mendorong pemerataan pembangunan. “Ini merupakan inisiatif yang datang dari para Kepala Daerah. Saya melihat adanya optimisme dan semangat kolaborasi untuk membangun kawasan secara bersama-sama. Pemerintah Pusat siap mendukung agar KUNCI Bersama berkembang menjadi kawasan yang semakin maju, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Menko AHY.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

KUNCI Bersama Summit 2026 dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama sepuluh Kepala Daerah yang tergabung dalam KUNCI Bersama, yaitu Bupati Kuningan selaku Ketua Sekretariat KUNCI Bersama, Bupati Cirebon, Wali Kota Cirebon, Bupati Ciamis, Bupati Cilacap, Bupati Brebes, Wali Kota Banjar, Bupati Majalengka, Bupati Pangandaran, dan Bupati Indramayu.

 

Turut mendampingi Menko AHY, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra, Tenaga Ahli Menko Ali Affandi, serta Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Ahmad Khoirul Umam. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT