
SIDOARJO | brigadepasopati.com – Masjid An-Nur yang berlokasi di Jl Mojopahit 666 Sidoarjo adalah milik persyarikatan Muhammadiyah dan dibawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo. Masjid An-Nur mempunyai banyak kegiatan pengajian untuk jamaah, yang salah satunya adalah pengajian khusus jamaah perempuan pada setiap hari Rabu pukul 08.00-09.30 WIB.
Pada hari Rabu, 16 April 2025 bertepatan dengan 18 Syawal 1446 H Takmir Masjid An-Nur bidang Pendidikan dan Pembinaan Jamaah mengadakan Kajian Spesial Syawal. Hal ini dimaksudkan untuk semakin mempererat dan memperkuat ukhuwah dan tali silaturahmi antar jamaah pengajian serta menggunakan momen Syawalan untuk saling memaafkan. Kegiatan tersebut mengundang Dra Rukmini M.AP., yang merupakan Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur sebagai Penceramah. Dengan tema yang disampaikan adalah “Meniti Jejak Ramadhanku”.
“Dihadiri kurang lebih 165 jamaah membuat hall lantai 2 Masjid An-Nur terasa penuh”, ungkap salah satu panitia. Senyum ceria dan rasa bahagia tampak menghiasi wajah seluruh jamaah serta saling berpelukan melepas rindu setelah libur Lebaran. Bersalaman dengan saudara seiman yang InsyaAllah akan dipertemukan kembali di surga-Nya.
Ustadzah Rukmini dengan gamblang menjelaskan bahwa, “Pada dasarnya fitrah manusia adalah jujur, suka kebaikan dan cenderung pada keindahan. Selain itu ibadah pada bulan Romadhon yang telah lalu harus dilaksanakan secara konsisten pula pada bulan-bulan berikutnya”. Lebih lanjut disampaikan, misalnya kebiasaan sholat berjamaah di masjid, berinfak, memberi makan dhuafa serta tidak menggibah orang lain. “Perbuatan baik tersebut harus dilakukan secara terus menerus dan yang tidak baik harus ditinggalkan,” tutur Ustadzah Rukmini.
Tidak lengkap rasanya jika Syawalan tidak disertai acara makan. Dan untuk itu pihak kerumahtanggaan telah menyediakan 175 porsi lontong cap gomeh. Serta untuk semakin mengakrabkan dan membuat jamaah merasa ikut memiliki acara maka jamaah dipersilakan membawa kue, jajan atau buah masing-masing. Dengan jargon dari jamaah untuk jamaah membuat suasana Masjid An-Nur menjadi meriah dengan beraneka jajanan dan buah disajikan di lantai bawah dengan konsep lesehan. “Jamaah duduk saling berhadapan dengan aneka kue yang di tata dalam piring berada di tengah”, ungkap panitia.
Semoga semakin hari jamaah pengajian Masjid An-Nur semakin bertambah dan semakin banyak lagi yang memakmurkan Masjid. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, ”Barang siapa membangun Masjid karena Allah, akan dibangunkan Allah rumah di surga. Dan memakmurkan Masjid adalah bagian dari membangun Masjid”. (yan)