160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Karya Mahasiswa UNESA Fix Beda! Perpaduan Getuk Dan Brownies Gluten-Free

750 x 100 AD PLACEMENT

SURABAYA | brigadepasopati.com – Sekelompok Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dari Program Studi S1 Akuntansi mengembangkan inovasi produk pangan lokal bertajuk GETHUKin, sebuah dessert hasil transformasi getuk tradisional yang dipadukan dengan brownies berbasis tepung sorgum bebas gluten. Inovasi ini dikembangkan dan diproduksi di Sidoarjo, pada Selasa (9/12/2025), kemudian diperkenalkan dan dipasarkan dalam kegiatan Entrepreneurship Showcase 2025 yang diselenggarakan di Lingkungan Rektorat Universitas Negeri Surabaya, Lidah Wetan, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan penyediaan alternatif pangan sehat berbasis komoditas lokal.

Pengembangan GETHUKin dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum serta meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk pangan alternatif yang ramah bagi konsumen dengan intoleransi gluten. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa impor gandum Indonesia pada tahun 2023 mencapai lebih dari 10.000 kilogram, sehingga mendorong perlunya diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal seperti singkong dan sorgum yang melimpah di Jawa Timur.

Ketua Tim GETHUKin, Bima, menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pada isu keberlanjutan. “GETHUKin dikembangkan sebagai upaya menghadirkan alternatif pangan berbasis komoditas lokal yang lebih sehat, sekaligus memperkenalkan kembali kuliner tradisional dalam bentuk yang lebih modern dan dapat diterima generasi muda,” ujar Bima.

Produk GETHUKin mengombinasikan lima lapisan utama, yaitu getuk singkong, lapisan krim, brownies sorgum, krim, dan topping glaze. Inovasi ini menghadirkan dua varian rasa utama, yakni cokelat dan matcha, yang disesuaikan dengan preferensi pasar saat ini. Penggunaan tepung sorgum sebagai bahan dasar brownies menjadikan GETHUKin sebagai produk 100 persen bebas gluten, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita penyakit celiac maupun konsumen yang menjalani pola hidup sehat.

750 x 100 AD PLACEMENT

Dalam proses pengembangannya, tim Mahasiswa UNESA tidak bekerja secara mandiri. Mereka menjalin kolaborasi dengan mitra UMKM lokal D’ Morena 87 yang berlokasi di Manyar Sabrangan, Surabaya. Kolaborasi tersebut meliputi pendampingan teknis produksi, peningkatan kualitas tekstur brownies, hingga strategi pemasaran berbasis digital.

Pemilik D’ Morena 87, Agus Kurniawan, menyampaikan bahwa kerja sama ini memberikan manfaat timbal balik. “Kolaborasi dengan Mahasiswa ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan, khususnya dalam pengembangan produk dan pemasaran yang lebih kreatif,” ungkap Agus.

Selama periode 1 bulan, GETHUKin berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 145 unit, dengan capaian melampaui titik impas (break even point/BEP) hingga 330 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi pangan berbasis bahan lokal memiliki potensi pasar yang menjanjikan apabila dikemas secara kreatif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tim GETHUKin terdiri dari 9 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya dari Program Studi Akuntansi, yang masing-masing berperan dalam pengembangan produk, produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Bootcamp UNESA Kewirausahaan: Wirausaha Mandiri Angkatan 2 UNESA.

Selain berorientasi pada aspek ekonomi, pengembangan GETHUKin sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), melalui pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gandum dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ke depan, tim GETHUKin berencana untuk mengembangkan skala usaha melalui optimalisasi digital marketing serta memperluas distribusi produk ke kafe dan toko oleh-oleh di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya. Diharapkan, inovasi ini dapat menjadi contoh kontribusi nyata Mahasiswa dalam mengembangkan pangan lokal yang bernilai tambah dan berkelanjutan. (aa)

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT