

JEDDAH | brigadepasopati.com — Langit di atas Makkah menyaksikan matahari sejajar tepat di atas Ka’bah Suci, pada Selasa (26/5/2026) pukul 12:18 siang waktu Makkah, sebuah fenomena astronomi yang digunakan untuk menentukan arah kiblat.
Direktur Masyarakat Astronomi Jeddah, Eng. Majed Abu Zahra, menyatakan bahwa matahari mencapai titik terdekatnya dengan posisi sejajar penuh di atas Ka’bah Suci pada ketinggian 89,94 derajat, hanya 0,06 derajat kurang dari tegak lurus penuh, memberikan kesempatan langsung untuk memverifikasi keakuratan arah kiblat menggunakan posisi matahari dan bayangan yang dihasilkan oleh benda-benda vertikal, yang hampir menghilang pada saat sejajar.
Ia mencatat bahwa fenomena ini terjadi dua kali setahun karena pergerakan matahari yang tampak antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan, dan memiliki signifikansi ilmiah dan pendidikan karena hubungannya dengan perhitungan astronomi dan penggunaannya secara historis dalam mengoreksi orientasi Masjid. (*)