

SURABAYA | brigadepasopati.com – Bagi sebagian orang, gelar Doktor mungkin menjadi titik akhir perjuangan akademik. Namun, bagi Dr. Aam Slamet Rusydiana, tidak demikian. Lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Ekonomi Islam FEB UNAIR tahun 2023 itu kini tercatat sebagai salah satu akademisi Indonesia yang menorehkan jejak di panggung global.
Namanya masuk dalam daftar Top 2% Global Scientists versi Stanford University dan Elsevier, sekaligus menjadi Dosen akademisi asal Indonesia pertama yang mengajar di Sakarya University, Turki. Dr. Aam Slamet terus bangun konsistensi dan ketekunan sejak dini. “Tidak perlu mencari sukses. Ia akan datang sendiri sebagai konsekuensi kesungguhan dan konsistensi kita,” ujar Dr. Aam Slamet, pada Selasa (12/5/2026).
Pria yang menyelesaikan studi doktoralnya hanya dalam waktu dua tahun itu dikenal aktif menekuni bidang ekonomi dan keuangan Islam sejak lama. Sebelum berkarier di luar negeri, Dr. Aam Slamet lebih dahulu mendirikan lembaga riset dan konsultan SMART Indonesia. Dari sana, langkahnya berkembang menjadi peneliti, pembicara, hingga konsultan bagi berbagai institusi keuangan syariah dan Kementerian Pemerintah, khususnya dalam bidang pengukuran kinerja.
Karir internasional Dr. Aam Slamet dimulai pada Mei 2024 ketika resmi bergabung sebagai International Faculty Member di Departemen Ekonomi Islam Sakarya University, Turki. Ia menjadi satu-satunya akademisi Indonesia yang dipercaya mengajar di Perguruan Tinggi tersebut.
Menurut Dr. Aam Slamet, pengalaman berkarier di luar negeri justru membuat pandangannya terhadap Indonesia semakin luas. “Setelah berkarir di luar negeri, saya melihat Indonesia dengan lebih komprehensif. Salah satu kunci utama agar Indonesia maju adalah pendidikan dan ilmu. Anda akan dibutuhkan di mana pun jika memiliki kompetensi dan pengetahuan,” tutur Dr. Aam Slamet.
Aktivitas akademik Dr. Aam Slamet pun terbilang produktif. Hingga kini, telah menghasilkan lebih dari 120 publikasi ilmiah yang terindeks Scopus, Web of Science, dan berbagai indeks internasional bereputasi. Karya-karyanya telah dikutip lebih dari 7.400 kali dengan capaian h-index 51. Angka-angka tersebut menunjukkan pengaruh kuat risetnya dalam dunia akademik internasional.
Tidak hanya dikenal sebagai peneliti, Dr. Aam Slamet juga aktif menjadi reviewer dan kontributor editorial di berbagai jurnal internasional terindeks. Selain itu, ia rutin berkeliling Indonesia untuk memberikan pelatihan metodologi riset dan seminar Ekonomi Islam kepada Mahasiswa, akademisi, hingga praktisi industri.
Meski telah berkiprah di level internasional, Dr. Aam Slamet tetap membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Mahasiswa dan generasi muda Indonesia. Baginya, anak muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global apabila diberikan kepercayaan dan kesempatan berkembang. “Saya selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun, bukan hanya di bidang yang saya geluti, tetapi juga lintas bidang. Saya sangat tertarik pada pengembangan generasi muda. Jika diberi kepercayaan, anak-anak muda kita bisa berbicara banyak, bahkan di kancah global,” pungkas Dr. Aam Slamet. (Sintya)