160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Wali Kota Blitar Sampaikan Agenda Refleksi Setahun Kepemimpinan Serta Akui 80 Persen APBD Terpangkas Dan Fokus Genjot PAD

750 x 100 AD PLACEMENT

KOTA BLITAR | brigadepasopati.com – Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, memimpin Diskusi Terbuka bertajuk “Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar” di Museum PETA, pada Minggu (1/3/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kepala OPD, instansi terkait, awak media, LSM, influencer, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar yang akrab disapa Mas Ibin menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja selama satu tahun kepemimpinannya bersama jajaran Pemerintah Kota Blitar. Dan Mas Ibin menyebut, dalam kurun waktu tersebut, Pemkot Blitar berhasil meraih 70 penghargaan di berbagai bidang. “Terima kasih kepada seluruh OPD dan instansi terkait. Dalam satu tahun Pemerintahan ini kita mendapatkan 70 penghargaan, dan saya didukung teman-teman OPD yang kapabel dalam tata kelola Pemerintahan,” ujar Wali Kota Blitar.

Meski demikian, Mas Ibin mengakui adanya tantangan berat akibat pemangkasan anggaran yang signifikan. Wali Kota Blitar menyebut hampir 80 persen APBD Kota Blitar mengalami pemangkasan, sehingga berdampak pada sejumlah layanan dan program Pemerintah. “Hampir 80 persen APBD kita dipangkas. Itu sangat berat bagi kami, sehingga ada beberapa layanan yang terpaksa dikurangi,” tegas Mas Ibin.

Beberapa program yang terdampak efisiensi anggaran di antaranya pemberian bingkisan bagi pekerja di Kota Blitar, bantuan beras Rastrada, serta program Karya Mas. Atas kondisi tersebut, Mas Ibin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. “Jika ada hal yang kurang nyaman, kami selaku Pemerintah Kota Blitar memohon maaf kepada seluruh pihak karena keterbatasan anggaran,” ucap Wali Kota Blitar.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sebagai langkah strategis, Pemkot Blitar mengarahkan alokasi anggaran yang tersedia untuk program jangka panjang, seperti sektor pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta penanganan stunting. Selain itu, Pemerintah juga berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor jasa. “Salah satu catatan untuk pertumbuhan PAD adalah sektor rumah sakit, karena sumber pendapatan terbesar kita berasal dari jasa, termasuk layanan kesehatan. Jadi sektor kesehatan menjadi tumpuan utama PAD,” jelas Mas Ibin.

Wali Kota Blitar optimistis PAD Kota Blitar tetap menunjukkan tren positif dalam dua tahun ke depan. Mas Ibin menargetkan pada 2026–2027 pendapatan daerah dapat meningkat dibanding tahun sebelumnya. Selain sektor kesehatan, Pemkot Blitar juga akan memaksimalkan potensi jasa pariwisata, khususnya dari sektor perhotelan dan restoran yang menunjukkan tren kenaikan. (Azzain)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT