

SURABAYA | brigadepasopati.com – Dinas Perhubungan Kota Surabaya resmi menghentikan peredaran karcis parkir konvensional. Seluruh transaksi parkir di Kota Pahlawan mulai diarahkan menggunakan sistem pembayaran digital.
Kebijakan itu diumumkan Pelaksana Tugas Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, saat membuka “Diklat Pemberdayaan Masyarakat Petugas Juru Parkir Berkeselamatan” di Aula Garuda Kantor Dishub Surabaya, pada Selasa (23/6/2026). “Mulai hari ini kami sampaikan kepada seluruh petugas parkir atau Jukir, tidak ada lagi karcis parkir di lapangan. Kami akan memberhentikan peredaran karcis parkir di lapangan yang semuanya nanti akan digantikan dengan digitalisasi parkir,” tegas Trio.
Selanjutnya Trio menyebut penghentian karcis menjadi titik awal penerapan sistem parkir digital secara penuh. Menurutnya, program digitalisasi parkir sudah berjalan enam bulan sejak Desember 2025. “Ketika digitalisasi parkir ini sudah menginjak bulan ke-6, Juni 2026, maka secara resmi saya mewakili Pemerintah Kota Surabaya selaku pimpinan Dinas Perhubungan, menyampaikan bahwa mulai hari ini dan seterusnya, karcis parkir tidak akan pernah ada,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dishub Surabaya.
Dan kembali Trio menegaskan jika masih ditemukan karcis di lapangan, dipastikan itu stok lama. “Tetapi mulai hari ini juga kami tidak akan mengedarkan karcis parkir,” lanjut Trio.
Ke depan, masyarakat Kota Surabaya bisa membayar parkir melalui 3 cara: kartu elektronik, QRIS, dan voucher parkir yang disediakan Dishub. “Jadi semuanya nanti akan menggunakan sarana digitalisasi parkir. Memakai kartu tol, memakai QRIS atau memakai voucher parkir,” jelas Trio.
Tujuan utama kebijakan ini, kata Pelaksana Tugas Kepala Dishub Surabaya, untuk menciptakan pengelolaan parkir yang lebih transparan, akuntabel, dan terintegrasi. Untuk mempermudah akses, Pemkot Surabaya menggandeng jaringan ritel modern. Dishub menempatkan personel di 17 toko modern untuk pengadaan dan penjualan voucher parkir. “Voucher parkir itu nanti bisa didapatkan di toko-toko modern. Ada 17 toko modern yang sudah kami tempatkan personel, sehingga warga Kota Surabaya bisa mudah mendapatkan voucher parkir,” pungkas Trio. (*)