

BANYUWANGI | brigadepasopati.com – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah anak, Mahasiswa KKN BBK 7 Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan sosialisasi anti-bullying di SDN 3 Tegalrejo, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di kelas 5 dan diikuti oleh siswa kelas 4 dan kelas 5 SDN 3 Tegalrejo.
Melalui pendekatan edukatif yang menyentuh sisi emosional anak, Mahasiswa KKN BBK 7 UNAIR mengajak siswa untuk berani mengenali, memahami, serta menyampaikan pengalaman bullying yang pernah mereka alami atau saksikan di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 3 (Good Health and Well-Being), serta selaras dengan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Mahasiswa, pihak sekolah, dan lingkungan sekitar.
Sosialisasi anti-bullying dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi menggunakan media presentasi (PPT) yang dipadukan dengan penayangan film pendek bertema bullying. Metode ini dipilih agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Untuk menciptakan rasa aman dan kepercayaan, Mahasiswa KKN juga menerapkan pendekatan personal dengan mengajak adik-adik berbincang secara satu per satu, sehingga mereka memiliki ruang untuk bercerita dan mengekspresikan perasaan secara terbuka.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi bonding antara kakak-kakak KKN dan adik-adik siswa yang ditandai dengan jabat tangan serta saling meminta maaf. Momen ini menjadi simbol kebersamaan, empati, dan komitmen untuk saling menghargai serta membangun hubungan sosial yang positif di lingkungan sekolah.

Sebagai media ekspresi perasaan, Mahasiswa KKN BBK 7 UNAIR juga menghadirkan inovasi “Pohon Curhat”, tempat siswa menempelkan sticky notes berisi perasaan, pengalaman, maupun pesan terkait perundungan. Media ini menjadi sarana yang aman dan kreatif bagi anak-anak untuk menyalurkan emosi serta refleksi diri.
Penanggung jawab program SABAR (Sekolah Aman, Bebas dari Bullying), Nurul Kamilatun Ni’mah (S1 Akuakultur), menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan penuh antusiasme. “Adik-adik menunjukkan ketertarikan yang besar dan mendengarkan materi dengan baik. Meskipun sempat terjadi kericuhan di beberapa sesi, hal tersebut menjadi bahan evaluasi agar ke depan metode penyampaian dan pengelolaan kelas dapat ditingkatkan sehingga pesan edukasi dapat diterima secara lebih optimal oleh seluruh siswa,” ujar Nurul Kamilatun.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok KKN-BBK 7 Desa Tegalrejo yang terdiri dari Mahasiswa lintas disiplin ilmu, yaitu Aimee Nayla Valencia Chandra (S1 Akuntansi), Aaron Sava Nasyith Dakara (S1 Ekonomi Islam), Fanenda Yusfeha Chanzabreena (S1 Manajemen), Siti Haya Zhafirah Rahardja (S1 Ilmu Komunikasi), Nurul Kamilatun Ni’mah (S1 Akuakultur), Aulia Novia Safitri (D4 Manajemen Perkantoran Digital), Baariq Taufiiqulhakim (S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan), serta Christian Gavrila Sugiarto dan Rafa Nabila Hapsari (S1 Kedokteran Hewan).

Kepala SDN 3 Tegalrejo, Sriani Astuti, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan serta semangat yang diberikan oleh mahasiswa KKN BBK 7. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, kepedulian, dan energi positif yang dibawa oleh kakak-kakak KKN BBK 7 Desa Tegalrejo. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman,” tutur Kepala SDN 3 Tegalrejo.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN BBK 7 Universitas Airlangga berharap nilai-nilai empati, keberanian, dan kepedulian sosial dapat tertanam sejak dini, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari bullying. (aa/red)