160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Potensi Wirausaha DIY Besar, Wakil Rektor UGM Dorong Pengusaha Dan Investor Saling Terhubung

750 x 100 AD PLACEMENT

SLEMAN | brigadepasopati.com – Mengingat besarnya potensi kewirausahaan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, Spelak M.Sc., mengimbau agar para pelaku usaha, investor, dan masyarakat lokal saling terhubung. Langkah ini dinilai krusial agar usaha tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata atas tantangan sosial dan ekonomi yang ada. “Ternyata Yogyakarta ini memiliki ekosistem entrepreneur yang luar biasa. Di APKJ (Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya) saja sudah sekitar 300 anggota. Bapak dan Ibu sekalian inilah yang termasuk penggerak ekonomi lokal,” ujar Dr. Danang Sri Hadmoko, dalam Meet The Investor #3 yang bertajuk “From Purpose to Investable Impact” yang berlangsung di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK), pada Kamis (22/10/2026).

 

Lebih lanjut, Wakil Rektor UGM menjelaskan bahwa potensi ekonomi lokal harus melibatkan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari petani, nelayan, kreator, hingga inovator. Meski begitu Dr. Danang Sri Hadmoko, mengakui bahwa potensi tersebut belum sepenuhnya terhubung satu sama lain. “Apabila mereka (pelaku usaha) masih berjalan sendiri-sendiri dan belum terhubung (diskoneksi) satu sama lain, ini menjadi tantangan besar,” jelas Dr. Danang Sri Hadmoko. Maka dari itu, Wakil Rektor UGM menyimpulkan, perlu sebuah kolaborasi untuk antara pelaku usaha dengan investor guna memperkuat ekosistem kewirausahaan.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Tak lupa, Dr. Danang Sri Hadmoko, juga menyarankan bahwa dunia kewirausahaan mesti dikembangkan guna menghasilkan solusi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Modal sosial yang dimiliki Yogyakarta dapat menjadi kekuatan apabila jejaring antar setiap pelaku usaha terhubung dalam ekosistem yang saling mendukung,” papar Dr. Danang Sri Hadmoko.

Sementara itu, Chairman Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya (APKJ), Ridha Perwira, menyoroti pentingnya ketahanan usaha dalam menghadapi perubahan yang berlangsung semakin cepat. Ridha Perwira mencontohkan pengalaman melewati pandemi COVID-19 yang menunjukkan bahwa kolaborasi dalam ekosistem usaha berperan penting dalam membantu pelaku usaha bertahan. “Dari situ (pandemi COVID-19), kita memahami betapa pentingnya resilience atau ketahanan usaha. Kolaborasi dengan teman-teman dalam ekosistem sangat membantu kita bertahan menghadapi perubahan yang terus-menerus terjadi,” ungkap Ridha Perwira.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Menanggapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Ridha Perwira mengatakan bahwa dunia usaha harus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi dalam menjalankan sebuah usaha. Baginya, AI dapat memudahkan pengembangan situs web dan aplikasi melalui instruksi atau prompt, sehingga hambatan teknis yang sebelumnya dihadapi pelaku usaha semakin berkurang. “Dahulu, membangun startup teknologi membutuhkan keterampilan dan kemampuan pemrograman tertentu. Sekarang, lebih memungkinkan,” tutur Ridha Perwira.

Senada dengan Ridha, Event Director GIFTS 2026, Ray, menekankan bahwa penting memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui kolaborasi antara pengusaha dan investor. Menurutnya, kegiatan Meet The Investor yang diselenggarakan lewat kolaborasi UGM dan Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya (APKJ) berangkat dari kesulitan pengusaha di Yogyakarta dalam menjangkau investor dari luar daerah. “Keresahan inilah yang menjadi latar belakang diadakannya kegiatan Meet The Investor,” jelas Event Director GIFTS 2026.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Melalui acara Meet The Investor #3, Ray berharap ada sebuah kolaborasi antara investor dan pengusaha yang dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan di Yogyakarta. Keterhubungan antar segenap pelaku usaha, akses terhadap investasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan usaha yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami berharap para peserta dapat berdiskusi secara langsung sehingga memperoleh perspektif baru untuk mengembangkan bisnis masing-masing,” tutup Ray. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT