160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Kompetisi Ilmiah Membangun Kebijakan Ekonomi Yang Lebih Inklusif Dan Berdaya Saing FEB UNAIR, Bank Indonesia Dan ISEI Gelar Road to EJAVEC 2025

750 x 100 AD PLACEMENT

SURABAYA | brigadepasopati.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR), bersama dengan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Timur dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Surabaya – Koordinator Jawa Timur, menggelar Road to East Java Economic (EJAVEC) Forum 2025 pada Jum’at, (21/2/2025) bertempat di Aula Soepoyo FEB UNAIR. Merupakan konferensi ekonomi bergengsi di Jawa Timur dan bagian dari rangkaian menuju Call for Paper EJAVEC 2025, yang menjadi ajang kolaborasi akademisi, praktisi dan mahasiswa dalam membahas isu-isu strategis perekonomian Jawa Timur serta menghadirkan Pakar Ekonomi, Akademisi, serta Finalis kompetisi EJAVEC 2024 untuk membahas strategi peningkatan produktivitas dan inovasi ekonomi daerah dalam menghadapi tantangan global. Dan hadir mewakili Bank Indonesia, Petrus Endria Effendhi, Ekonom Senior Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Dian Agustia, SE., M.Si., Ak, CMA., CA., Dekan FEB UNAIR, yang menekankan bahwa EJAVEC bukan sekadar kompetisi akademik, tetapi juga forum strategis bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan solusi ekonomi berbasis riset. Forum ilmiah seperti EJAVEC menjadi wadah penting untuk menghasilkan gagasan inovatif yang dapat berdampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah. “Road to EJAVEC Forum 2025 adalah forum bagi akademisi, mahasiswa, dan praktisi untuk berbagi ide dan gagasan dalam mencari solusi terbaik bagi tantangan ekonomi di Jawa Timur​,” ujar Prof. Dian Agustia​.

Selanjutnya sambutan disampaikan, Prof. Dr. Soni Harsono, M.Si., Ketua ISEI Cabang Surabaya – Koordinator Jawa Timur, yang menegaskan bahwa EJAVEC telah menjadi wadah utama dalam membahas isu-isu strategis perekonomian Jawa Timur selama lebih dari satu dekade. Ia menyoroti berbagai subtopik yang menjadi fokus tahun ini, termasuk industri padat modal, ketahanan pangan, perdagangan domestik dan internasional, serta logistik. “EJAVEC dalam mendukung riset ekonomi dan pengembangan kebijakan berbasis bukti di Jawa Timur,” ungkap Prof. Soni Harsono.

750 x 100 AD PLACEMENT

Pada Diskusi Ilmiah dipandu oleh Prof. Dr. Sautma Ronni Basana, B.SE., ME., Ketua Bidang I ISEI Surabaya, yang menghadirkan tiga pembicara, yaitu Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, SE., ME., Guru Besar FEB UI, menyoroti tantangan ekonomi global, termasuk ketegangan geopolitik dan perlambatan produktivitas tenaga kerja di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa inovasi dan diversifikasi industri menjadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah​. Dan berikut nya Dr. Miguel Angel Esquivias Padilla, M.SE., Dosen Ilmu Ekonomi FEB UNAIR, yang membahas dinamika perdagangan Jawa Timur yang masih menghadapi tantangan dalam diversifikasi pasar dan peningkatan nilai tambah produk ekspor​. Serta memaparkan dinamika perdagangan Jawa Timur dalam lanskap ekonomi global. Sementara itu Nuryantiningsih Pusporini, Finalis EJAVEC 2024, berbagi pengalaman mereka dalam riset optimalisasi jalur distribusi tebu di Jawa Timur, yang memberikan wawasan bagi calon peserta EJAVEC 2025 tentang pentingnya penelitian berbasis solusi konkret​.

Lebih dari sekadar Seminar, Road to EJAVEC Forum 2025 menjadi ajang bagi akademisi dan praktisi untuk mendapatkan wawasan terbaru serta persiapan menghadapi kompetisi Call for Paper EJAVEC 2025. Dengan lebih dari 163 paper yang diterima tahun sebelumnya, Panitia berharap ada peningkatan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas riset yang diajukan pada tahun ini.

Prof. Dr. Soni Harsono, M.Si. mengajak seluruh akademisi, mahasiswa, dan praktisi untuk berpartisipasi aktif dalam keseluruhan rangkaian acara EJAVEC FORUM 2025. “Forum ini bukan hanya ajang kompetisi ilmiah, tetapi juga langkah nyata dalam membangun kebijakan ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing. Dengan kolaborasi yang erat, kita dapat membawa Jawa Timur menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat di tingkat nasional dan global,” terangnya. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT