

BEKASI | brigadepasopati.com – Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal mengatakan, arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta mulai meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mencapai sebanyak 459.570 kendaraan pada hari kedua Operasi Ketupat, pada Sabtu (14/3/2026).
“Prediksi kami memang tanggal 14 dan 15 ada peningkatan, namun pada malam hari ini kami menyampaikan bahwa yang keluar ke Jakarta kurang lebih 459.570 kendaraan. Jadi, masih ada dari proyeksi keluar ke Jakarta itu 3.671.028 kendaraan, masih ada sekitar 3,2 juta ya, masih ada kurang lebih 76,9 persen,” ujar Brigjen Pol Faizal, di Command Center Korlantas di KM 29, pada Sabtu malam (14/3/2026).

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, terkait dengan pelaksanaan Operasi Ketupat yang telah dilaksanakan pada hari ke-2, pihaknya akan mengantisipasi sisa pelaksanaan Operasi Ketupat terutama pada arus mudik yang kemungkinan diprediksi pada Rabu (18/3/2026) hingga Jum’at (20/3/2026) akan terjadi lonjakan. Namun, Brigjen Pol Faizal tetap memantau perkembangan situasi di seluruh jalur, baik di tol maupun arteri. “Tentunya kami akan mengantisipasi sisa pelaksanaan Operasi Ketupat ya, terutama pada arus mudik, kemungkinan prediksi kami hari Rabu, Kamis, Jumat, itu akan terjadi lonjakan,” ungkap Dirgakkum Korlantas Polri.

Lebih lanjut Brigjen Pol Faizal mengatakan, di hari kedua Operasi Ketupat 2026 terjadi peningkatan kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas), namun fatalitasnya berkurang. Dirgakkum Korlantas Polri menyebut, penempatan anggota Polri telah memberikan dampak positif. “Kejadian laka lantas memang ada peningkatan, tapi di sisi lain ada penurunan dari segi fatalitas atau korban meninggal dunia turun kurang lebih 45 persen. Artinya, keberadaan anggota kami di lapangan cukup memberikan dampak yang positif,” ucap Brigjen Pol Faizal.
Selain itu, kendaraan tersebut didominasi ke arah Timur Pulau Jawa. Kendaraan yang lewat didominasi kendaraan pribadi. “Jadi, mayoritas masih didominasi ke arah timur, ke arah Transjawa dan kami tadi sudah melakukan pengecekan data bahwa hampir semua kendaraan-kendaraan yang mengarah ke arah timur sudah didominasi oleh kendaraan pribadi,” jelas Dirgakkum Korlantas Polri. (*)