

SIDOARJO | brigadepasopati.com – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melalui tim pengabdian kepada masyarakat mengadakan Pelatihan dan Pendampingan Pemberdayaan Ekonomi Khusus Bagi Komunitas Driver Ojek Online (Ojol) di wilayah Sidoarjo. Pelatihan ini diikuti oleh lima pengusaha UMKM yang juga merupakan mitra aplikasi ojek online. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan solusi praktis bagi para driver ojol, terutama perempuan, yang ingin mengembangkan bisnis sampingan di luar pekerjaan utama mereka. Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dirancang oleh UMSIDA, dengan harapan untuk meningkatkan keterampilan bisnis dan manajemen para peserta.
Kegiatan ini menghadirkan tiga pembicara berpengalaman di bidangnya yang membagikan ilmu praktis dan strategi untuk membantu para pengusaha UMKM dan driver ojol mengembangkan bisnis mereka. Rizky Eka Febriansah, S.Mb., M.SM. memulai sesi dengan membahas Strategi Pemasaran Media Sosial. Dalam paparannya, Rizky menekankan pentingnya kehadiran di media sosial bagi UMKM untuk meningkatkan visibilitas produk dan menjangkau lebih banyak konsumen. “Media sosial adalah alat pemasaran yang sangat kuat dan efektif, terutama untuk UMKM yang ingin berkembang dengan biaya pemasaran yang minim,” ujar Rizky. Ia memberikan berbagai tips dan strategi yang mudah diterapkan, termasuk cara membuat konten yang menarik dan relevan bagi target pasar.

Dan sesi berikutnya diisi oleh Eny Maryanti, SE., MA., yang memberikan materi tentang Pengelolaan dan Pencatatan Keuangan untuk UMKM. Eny menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar bagi pengusaha UMKM adalah pengelolaan keuangan yang efektif. Ia memberikan panduan praktis tentang cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, membuat anggaran, serta mengelola arus kas agar bisnis tetap sehat dan berkelanjutan. “Manajemen keuangan yang baik adalah pondasi untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” tegas Eny.
Selanjutnya ada Bayu Hari Prasojo, S.Si., M.Pd. yang melengkapi pelatihan dengan materi tentang Desain Produk UMKM. Dalam sesi ini, Bayu memberikan wawasan tentang pentingnya desain produk yang menarik dan fungsional untuk menarik minat konsumen. “Produk yang baik bukan hanya tentang kualitas, tetapi juga tentang bagaimana produk tersebut dipersepsikan oleh konsumen,” ungkap Bayu. Ia juga mengajarkan teknik-teknik sederhana untuk meningkatkan daya tarik produk melalui desain yang kreatif dan inovatif. Dan keseluruhan pelatihan ini mendapatkan respons positif dari para peserta yang merupakan driver ojol wanita dan pengusaha UMKM di wilayah Sidoarjo. Mereka merasa pelatihan ini sangat relevan dan memberikan banyak manfaat praktis yang bisa langsung diterapkan. “Pelatihan ini sangat membantu kami yang ingin mengembangkan usaha sampingan di luar pekerjaan utama sebagai driver ojol,” ungkap salah satu peserta dengan antusias.
UMSIDA berharap, dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, para driver ojol yang memiliki usaha sampingan dapat lebih terampil dalam mengelola bisnis mereka, sehingga mampu meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan keluarga mereka. Acara ini juga mencerminkan komitmen UMSIDA dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Sidoarjo. Program ini merupakan langkah nyata untuk memberikan solusi ekonomi bagi komunitas driver ojol, terutama perempuan, yang berusaha meningkatkan taraf hidup mereka melalui bisnis sampingan. Dengan keterampilan yang diberikan dalam pelatihan ini, mereka diharapkan dapat lebih percaya diri dan sukses mengembangkan usaha mereka di masa depan. (*)