
SIDOARJO | brigadepasopati.com – Minggu, 28/7/2024 Yayasan Rehabilitasi Korban Narkoba Jawa Timur (YR KOBRA JATIM) kembali bergerak turun ke desa desa. Kali ini kegiatan diadakan di Pemerintahan Desa Keboharan Kec. Krian Kab. Sidoarjo. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Karang Taruna, PKK, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, RW dan beberapa RT wilayah Desa Keboharan.
Asminto Yani, selaku Kepala Desa Keboharan dalam sambutannya mengatakan mendukung diadakan Sosialisasi dan Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba. “Ini ilmu pengetahuan yang luar biasa dan sangat bermanfaat untuk warga kami.” imbuh Yani panggilan akrab pak Kades. “Saya berharap semua warga yang hadir bisa menyerap ilmu ini dan bisa mengaplikasikan kepada warga di lingkungan sekitarnya,” tegas pak Kades.
Tjatur Agus Prabowo selaku Ketua Umum YR KOBRA JATIM dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih kepada Kepala Desa dan seluruh Warga Desa Keboharan atas kesempatan yang telah diberikan. “Masalah Narkoba itu sebetulnya adalah tugas kita bersama, maka dari itu mari selamatkan generasi muda dan seluruh warga Desa Keboharan dari ancaman bahaya Narkoba,” ucap bang Tjatur sapaan Ketum YR KOBRA.
Tjatur juga menyarankan kepada Kepala Desa Keboharan untuk segera membentuk Tim Satgas Anti Narkoba. Maksud dan tujuannya adalah jika di wilayah tingkat RT ada indikasi pemakai dan peredaran narkoba secepatnya bisa diambil tindakan preventif.
Dan materi Bahaya Narkoba malam itu disampaikan oleh Retno Dwi Hapsari, SE., MM. selaku Konselor YR KOBRA sangat bisa diterima dgn baik oleh para hadirin. Dalam kesempatan tersebut Retno mengingatkan seluruh warga yang hadir tentang pentingnya komunikasi yang efektif dan asertif. “Jika sudah tercipta komunikasi tersebut antara orangtua dan anak maka secara langsung ataupun tidak langsung sudah berdampak positif dalam pencegahan pengaruh narkoba terhadap diri anak anak kita,” tegas Retno.
Pada akhir acara ada sesi tanya jawab yang di tanggapi dengan sangat antusias warga yang hadir. “kegiatan seperti ini sangat bagus dan mungkin bisa terus diagendakan 2 atau 3 kali agar masyarakat desa Keboharan benar benar pinter dan cepat tanggap atas maraknya peredaran narkoba di wilayah kami,” tegas Aris Yuwono salah satu tokoh pemuda Desa Keboharan menanggapi. Acara tersebut berlangsung sangat meriah dan ditutup dengan foto bersama. (tjap)