

JAKARTA | brigadepasopati.com — Anargya ITS EV Team berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) dalam menyelenggarakan talkshow edukatif bertajuk “Electrifying the Future: Developing Indonesia’s Electric Vehicle Industry”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dan dilaksanakan sebagai agenda hari pertama talkshow Anargya ITS EV Team, pada Sabtu (7/2/2026).
“Talkshow ini dirancang sebagai forum diskusi terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, mulai dari riset dan inovasi di lingkungan akademik, pengalaman komunitas sebagai pengguna kendaraan listrik, hingga arah dan perkembangan industri kendaraan listrik nasional,” jelas Head of Division Public Relation Anargya ITS EV Team, Muhammad Bilal Jundillah Mafaza.

Dalam diskusi ini, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, yang diwakili oleh Patia Jungjungan M., menyoroti peran strategis Pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional. “Upaya tersebut mencakup penyusunan kebijakan industri, penguatan rantai pasok, serta dukungan terhadap inovasi dan pengembangan sumber daya manusia di sektor otomotif berbasis listrik. Komitmen ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri kendaraan listrik Indonesia, baik di tingkat regional maupun global,” ungkap Patia Jungjungan.
Sejalan dengan hal tersebut, Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) yang diwakili oleh Ketua Umum KOLEKSI, Arwani Hidayat, menyampaikan pandangan dari sisi komunitas pengguna. “KOLEKSI berperan sebagai wadah nasional yang menaungi pemilik, pengguna, dan pemerhati kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus menjadi mitra strategis dalam edukasi publik dan advokasi adopsi kendaraan listrik,” ujar Arwani Hidayat. Pengalaman nyata komunitas dalam penggunaan dan perawatan kendaraan listrik menjadi sudut pandang penting dalam memahami tantangan dan peluang di lapangan.

Sementara itu, Anargya ITS EV Team turut memaparkan kontribusi riset dan inovasi Mahasiswa dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik. Melalui pendekatan riset dan pengembangan yang berorientasi pada kompetisi internasional dan kebutuhan industri, Anargya menegaskan peran institusi pendidikan tinggi sebagai inkubator inovasi serta pencetak talenta masa depan di sektor kendaraan listrik.
Diskusi yang berlangsung menyoroti berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, peran komunitas sebagai jembatan antara Pemerintah, industri, dan pengguna, hingga peluang serta tantangan pengembangan industri kendaraan listrik ke depan. Aspek edukasi publik, kesiapan ekosistem, dan peran generasi muda juga menjadi fokus pembahasan dalam mendorong transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi ini, talkshow Anargya ITS EV Team di IIMS 2026 diharapkan dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif bagi akademisi, komunitas, Pemerintah, dan masyarakat umum dalam memahami serta memperkuat peran kendaraan listrik bagi masa depan industri otomotif nasional,” pungkas Muh. Bilal. (aa)