160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Hadiri Peringatan India National Day Menko AHY Dorong Kemitraan Indonesia–India Berbasis Infrastruktur Dan Konektivitas Berkelanjutan

750 x 100 AD PLACEMENT

JAKARTA | brigadepasopati.com – Di tengah dunia yang semakin terfragmentasi akibat ketegangan geopolitik, perubahan rantai pasok global, serta meningkatnya tantangan ketahanan energi dan iklim, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya penguatan kemitraan Indonesia–India yang bertumpu pada pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Pernyataan tersebut disampaikan Menko AHY saat menghadiri peringatan 77th Anniversary of the Republic of India (India National Day), pada Selasa (27/1/2026).

 

Menurut Menko AHY, peringatan Hari Nasional India tidak semata bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi atas nilai demokrasi, pluralisme, serta tanggung jawab bersama negara-negara besar di kawasan dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran regional.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Menko AHY menyampaikan apresiasi atas perjalanan India sebagai bangsa besar yang mampu menjaga demokrasi di tengah keberagaman. Atas nama Pemerintah Indonesia, AHY juga menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik bagi rakyat India. “Peringatan ini tidak hanya menghormati sebuah konstitusi dan bendera, tetapi juga sebuah gagasan hidup: sebuah bangsa yang besar dan beragam dapat memilih demokrasi, menjunjung pluralitas, dan terus melangkah maju dengan penuh kebajikan. Atas nama Pemerintah Indonesia, saya menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada Pemerintah dan rakyat India,” ujar Menko AHY.

Dalam sambutannya, Menko AHY menggambarkan situasi global yang tengah menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari rivalitas geopolitik yang semakin tajam, perubahan pola perdagangan dan rantai pasok global, ketidakpastian energi, hingga dampak perubahan iklim yang semakin sering dan berat. Menurutnya, dunia saat ini menjadi semakin terfragmentasi dan kurang dapat diprediksi. Kondisi tersebut menuntut negara-negara untuk tidak terjebak dalam pendekatan jangka pendek, tetapi memperkuat kerja sama yang berlandaskan prinsip, dialog terbuka, dan kepercayaan bersama.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Nilai-nilai yang diwariskan Mahatma Gandhi dinilai semakin relevan sebagai pedoman moral dalam menjaga hubungan internasional. “Kompas Mahatma Gandhi, satya dan ahimsa, kebenaran dan tanpa kekerasan mengingatkan kita untuk menjaga dialog tetap terbuka dan memastikan kerja sama berlandaskan prinsip. Ketika kebenaran melemah, kepercayaan runtuh, dan ketika pengendalian diri menghilang, eskalasi menjadi semakin mudah,” tegas Menko AHY.

 

Dalam konteks tersebut, Menko AHY menekankan kemitraan Indonesia–India memiliki arti strategis. Selain kedekatan geografis dan sejarah panjang, kedua negara memikul tanggung jawab sebagai negara demokrasi besar dan negara maritim untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik tetap terbuka, stabil, dan sejahtera.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Di tengah kecenderungan dunia yang saling menjauh, Indonesia dan India justru memilih untuk memperkuat kolaborasi. Hubungan kedua negara tidak hanya bersifat strategis, tetapi juga merupakan kemitraan peradaban yang telah terjalin jauh sebelum era kebijakan modern.

Keterhubungan tersebut tercermin dalam jalur perdagangan kuno, pertukaran budaya, serta pengaruh peradaban India yang telah lama hidup dan berkembang di Nusantara. Dalam bidang ekonomi, Menko AHY menaruh perhatian besar pada peran infrastruktur sebagai pengungkit utama pertumbuhan dan pemerataan. Sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY menegaskan perdagangan dan investasi tidak akan tumbuh optimal tanpa konektivitas yang baik, sistem logistik yang efisien, serta pasokan energi yang andal.

 

Menko AHY menyampaikan Indonesia membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pelaku usaha dan investor India, khususnya di sektor logistik dan pelabuhan, pengembangan kawasan industri dan manufaktur, infrastruktur bersih dan berkelanjutan, inovasi digital, serta pengembangan sumber daya manusia. “Perdagangan tumbuh paling cepat ketika konektivitas berfungsi dengan baik, logistik efisien, energi andal, dan infrastruktur mampu menyatukan wilayah tanpa meninggalkan siapa pun,” tandas Menko AHY.

Menutup sambutannya, Menko AHY menegaskan kemitraan Indonesia–India bukan sekadar hubungan formal atau dokumen kerja sama, melainkan pilihan strategis untuk tumbuh bersama dan menjaga stabilitas kawasan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. “Kemitraan bukan sekadar dokumen, melainkan pilihan untuk bertumbuh, bekerja sama, dan menjaga kawasan tetap stabil, terbuka, dan penuh harapan,” pungkas Menko AHY.

 

Acara ini dihadiri Duta Besar India untuk Republik Indonesia H.E. Sandeep Chakravorty; Duta Besar India untuk ASEAN H.E. Srinivas Gotru; Duta Besar Rusia untuk Republik Indonesia H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov; Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia H.E. Faisal bin Abdullah H. Amodi; Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla; Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy; Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin; Ketua BRIN Arief Satria; Ketua KPU Mochammad Afifuddin; Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim; Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa; Wakil Menteri HAM Mugiyanto; serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. Dan Menko AHY didampingi Staf Khusus Merry Riana serta Tenaga Ahli Mira Permatasari. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT