

TULUNGAGUNG | brigadepasopati.com – Bupati Gatut Sunu Wibowo S.E., M.E., menghadiri Pelantikan serta Serah Terima Jabatan Ketua dan Penjabat Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) pada 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa timur pada Jum’at (07/02/2025) bertempat di Ruang Rapat Hayam Wuruk Lantai 8 Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
Acara seremonial pelantikan dilakukan secara serentak bersama kepada Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dan dalam kesempatan tersebut Kabupaten Tulungagung mewakili secara simbolis Serah Terima Jabatan Dekranasda masa bhakti 2025-2030.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak sekaligus melantik Ny. Endang Gatut Sunu sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Tulungagung.
Dengan serah terima Jabatan ini, diharapkan Dekranasda dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kemajuan kerajinan daerah dan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Tulungagung.
Dalam pelantikan turut dihadiri, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Turut hadir Sekretaris Daerah, Adhy Karyono beserta istri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga para Bupati dan Walikota se-Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi mengapresiasi seluruh Ketua Dekranasda terlantik. Baik yang baru menjabat maupun yang kembali mengemban amanah. Sekaligus menyampaikan tentang peran penting Dekranasda dalam mendorong sektor kerajinan di masing-masing daerah. Harapannya agar lebih kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tentu saja, upaya tersebut tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh Dekranasda di tingkat Kabupaten/Kota.

“Tugas kita bukan hanya menjaga eksistensi kerajinan lokal saja. Tapi juga mendorong para pengrajin agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kami ingin mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi pemain utama di industri kreatif. Bukan sekadar penonton di negeri sendiri,” tegasnya
Ia mengajak para pengrajin agar terus berkembang menjadi pemain utama di kancah industri kreatif nasional. Jadi tidak hanya bertahan saja. Oleh karenanya, dibutuhkan kemitraan lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Daerah, akademisi dan sektor swasta.
“Dengan inovasi, kolaborasi dan pemasaran digital yang tepat. Saya yakin, produk-produk Jawa Timur bisa mendunia. Sinergi antara Ketua Dekranasda dan suami yang menjabat sebagai Kepala Daerah diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih solid bagi industri kerajinan. Juga membuka peluang bagi pengrajin untuk berinovasi serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggarisbawahi, Dekranasda merupakan mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis industri kreatif. Maka dari itu dibutuhkan kerjasama antara Dekranasda, pengrajin dan dunia industri. Dengan demikian, produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi.
“Kita harus bersama-sama mencari peluang, berinovasi dan berkreasi sesuai dengan ruang lingkup serta potensi lokal yang dimiliki. Sinergi yang kuat akan melahirkan ruang pertumbuhan ekonomi baru dan membantu pengrajin menghadapi tantangan industri yang semakin dinamis,” pintanya. (*)