

MANILA | brigadepasopati.com – KBRI Manila menyelenggarakan kegiatan Lecture and Workshop on Tempe dalam rangka program Indonesian Embassy Goes to School, pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Center for International Studies, University of the Philippines Diliman.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta, diantaranya terdapat Dosen dan Mahasiswa UP Diliman yang berasal dari Filipina dan Jepang yang mengambil kelas SEA 30 – Asian Emporiums: Network of Culture and Trade in Southeast Asia. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia, khususnya Tempe, sebagai bagian dari warisan budaya dan identitas gastronomi Indonesia yang telah dikenal secara global.
Sebagai bagian dari workshop, Chef Wibowo Sudrajat memimpin demonstrasi memasak Tempe yang dibagi ke dalam dua sesi, masing-masing diikuti oleh 50 peserta. Demonstrasi masak tersebut memperlihatkan cara memasak dua hidangan khas Tempe, yaitu Tempe Mendoan dan Tempe Orek. Para peserta tidak hanya menyaksikan proses memasak secara langsung, tetapi juga berkesempatan mencicipi hidangan dimaksud.
Selain itu, KBRI Manila juga menghadirkan “Indonesian Corner”, dimana para Mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai peluang beasiswa di Indonesia dan berbagai destinasi pariwisata Indonesia. Di “Indonesian Corner” tersebut, para Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti permainan interaktif dan informatif seputar Indonesia yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan secara menyenangkan. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang aktif mendapatkan suvenir gratis.

Kegiatan ini mendapatkan kesan dan umpan balik yang positif dari peserta. Beberapa peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat dalam memperluas pengetahuan mereka tentang Indonesia melalui makanan. Seorang peserta yang mencicipi hidangan berkomentar, “It tastes amazing, it’s breathtaking,” menekankan pengalaman rasa yang luar biasa dan kesan yang tak terlupakan.
“It’s a really good program for students, especially in the Philippines, to be introduced to our neighboring country, Indonesia,” ucap seorang Mahasiswa. Selain itu, Mahasiswa lain berharap program ini dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah lain, “we hope the Indonesian Embassy can implement this program at other schools as well,” tambahnya.

Kegiatan Lecture and Workshop on Tempe ini menunjukkan komitmen KBRI Manila dalam mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Filipina melalui diplomasi budaya yang edukatif dan interaktif. (*)