160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Sambut Perayaan Imlek Menteri Pariwisata Pastikan Kesiapan Destinasi Wisata Di Semarang

750 x 100 AD PLACEMENT

KOTA SEMARANG | brigadepasopati.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Semarang, Jawa Tengah, guna memastikan kesiapan sektor pariwisata di wilayah tersebut dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Pembina Yayasan Kelenteng Agung Sam Poo Kong beserta jajaran meninjau kesiapan Kelenteng Sam Poo Kong dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. “Momentum Imlek bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan penggerak roda perekonomian masyarakat. Kita ingin memastikan destinasi siap menyambut wisatawan dengan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” kata Menpar Widiyanti di Semarang, pada Selasa (10/2/2026).

Didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Menpar meninjau Kelenteng Sam Poo Kong, salah satu cagar budaya sekaligus destinasi wisata sejarah yang menjadi pusat perayaan Imlek di Semarang. Setiap tahun, kelenteng ini dipadati ribuan pengunjung yang datang untuk beribadah sekaligus menikmati suasana perayaan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Kelenteng Sam Poo Kong memiliki keterkaitan erat dengan pelayaran Laksamana Cheng Ho. Awalnya berupa gua batu yang digunakan sebagai tempat singgah ketika armada Cheng Ho berlabuh di Semarang, kawasan ini berkembang menjadi simbol akulturasi budaya yang kuat. Laksamana Cheng Ho yang dikenal sebagai pelaut Muslim turut menyebarkan nilai-nilai perdamaian dan perdagangan di Nusantara. Seiring waktu, kawasan tersebut bertransformasi menjadi kelenteng yang hingga kini menjadi tempat sembahyang dan penghormatan kepada Cheng Ho.

Menpar Widiyanti menyebut Sam Poo Kong sebagai simbol nyata harmoni budaya Indonesia. “Sam Poo Kong adalah simbol akulturasi budaya yang luar biasa. Perayaan Imlek tahun ini harus menjadi potret pariwisata Indonesia yang inklusif, tertata, dan membanggakan,” ujar Menpar Widiyanti.

Pembina Yayasan Kelenteng Agung Sam Poo Kong, Mulyadi Setiakusuma, menjelaskan pihaknya mengadakan pesta budaya yang memadukan unsur budaya Jawa, Tionghoa, dan budaya nasional. Pesta budaya tersebut digelar pada 15 Februari 2026.

750 x 100 AD PLACEMENT

Selain Sam Poo Kong, Menpar Widiyanti juga meninjau Lawang Sewu, destinasi wisata warisan budaya yang menjadi ikon Kota Semarang sekaligus lokomotif penguatan wisata sejarah dan edukasi. Bangunan bersejarah yang didirikan pada 1904 pada masa kolonial Belanda ini menjadi saksi perjalanan perkeretaapian nasional serta perjuangan bangsa Indonesia.

Dalam kunjungannya, Menpar Widiyanti meninjau setiap sudut bangunan yang dikenal dengan sebutan “seribu pintu” tersebut, termasuk ruang immersive yang menghadirkan pengalaman digital modern melalui proyeksi visual futuristik tentang sejarah Kereta Api Indonesia.

Atraksi ini sejalan dengan program Tourism 5.0 Kementerian Pariwisata yang mendorong penguatan layanan dan pengalaman wisata berbasis digital. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT