160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

UMKM Go Digital, Ekonomi Desa Menguat: Peran KKN BBK 7 UNAIR Di Tegalrejo

750 x 100 AD PLACEMENT

BANYUWANGI | brigadepasopati.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) BBK 7 Universitas Airlangga melaksanakan program kerja UMKM Point sebagai upaya mendukung percepatan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Program ini dilaksanakan mulai tanggal 6-24 Januari 2026 dengan metode door to door, yakni mendatangi langsung warung dan UMKM milik warga untuk memberikan pendampingan secara langsung dan personal.

Program UMKM Point bertujuan membantu pelaku usaha mikro agar lebih mudah diakses dan dikenal oleh masyarakat luas melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pendaftaran lokasi usaha UMKM ke Google Maps, sehingga keberadaan warung dan usaha warga dapat ditemukan dengan lebih mudah oleh calon pelanggan.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa KKN BBK 7 UNAIR mendatangi pelaku UMKM satu per satu untuk melakukan pendataan usaha sekaligus membantu proses pendaftaran ke Google Maps. Pendampingan yang diberikan meliputi penentuan titik lokasi usaha, pengisian informasi profil usaha, serta edukasi singkat mengenai manfaat visibilitas digital bagi pengembangan usaha.

 

Pendekatan door to door dipilih agar pendampingan dapat dilakukan secara lebih efektif, khususnya bagi pelaku UMKM yang masih memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Melalui interaksi langsung, Mahasiswa dapat memahami kebutuhan serta kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha di Desa Tegalrejo.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok KKN BBK 7 Desa Tegalrejo yang terdiri dari sembilan Mahasiswa lintas disiplin ilmu, yaitu Aimee Nayla Valencia Chandra (S1 Akuntansi), Aaron Sava Nasyith Dakara (S1 Ekonomi Islam), Fanenda Yusfeha Chanzabreena (S1 Manajemen), Siti Haya Zhafirah Rahardja (S1 Ilmu Komunikasi), Nurul Kamilatun Ni’mah (S1 Akuakultur), Aulia Novia Safitri (D4 Manajemen Perkantoran Digital), Baariq Taufiiqulhakim (S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan), serta Christian Gavrila Sugiarto dan Rafa Nabila Hapsari (S1 Kedokteran Hewan).

 

Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan dan digitalisasi UMKM. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education) melalui edukasi literasi digital, SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Mahasiswa dan masyarakat, serta SDG 1 (No Poverty) dengan mendorong peningkatan perekonomian pelaku usaha mikro.

750 x 100 AD PLACEMENT

Salah satu anggota KKN BBK 7 Desa Tegalrejo yang merupakan penanggung jawab UMKM Point, Siti Haya Zhafirah Rahardja, menyampaikan harapannya terhadap program ini. “Selain meningkatkan perekonomian pemilik UMKM melalui transformasi digital, program kerja ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap UMKM dengan memanfaatkan internet,” ujar Siti Haya, pada Sabtu (24/1/2026).

 

Program UMKM Point juga mendapat respons positif dari para pelaku UMKM. Anisa, salah satu pemilik toko kelontong di Desa Tegalrejo, mengaku terbantu dengan adanya pendampingan dari Mahasiswa KKN. “Saya sangat terbantu dengan adanya program ini. Toko saya sekarang sudah terdaftar di Google Maps, jadi lebih mudah ditemukan oleh pembeli. Semoga ke depan usaha saya bisa semakin dikenal dan ramai,” ungkap Anisa.

 

Melalui pelaksanaan program UMKM Point, Kelompok KKN BBK 7 UNAIR berharap pelaku UMKM Desa Tegalrejo semakin siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, mampu meningkatkan daya saing usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. (red)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT