

SURABAYA | brigadepasopati.com – Menyikapi potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang rawan menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah Jawa Timur, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mengimbau pelanggan meningkatkan kewaspadaan dan merencanakan perjalanan lebih cermat.
KAI Daop 8 menegaskan keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Cuaca ekstrem tidak hanya berpotensi mengganggu operasional di lintas rel, tetapi juga akses menuju stasiun yang bisa terdampak kemacetan, genangan air, hingga keterlambatan moda transportasi lanjutan.
Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Reynold Parulian Napitupulu, pada Selasa (23/6/2026), meminta penumpang datang lebih awal ke stasiun saat cuaca tidak menentu. “Kami mengimbau pelanggan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun, terutama saat hujan deras atau potensi banjir. Dengan datang lebih awal, pelanggan dapat menghindari risiko keterlambatan dan tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Reynold Parulian.
Untuk mengantisipasi gangguan, KAI Daop 8 terus memantau kondisi cuaca secara berkala dan berkoordinasi dengan BMKG serta pemerintah daerah. Langkah antisipasi yang dilakukan meliputi peningkatan pemantauan di titik rawan genangan dan banjir, penempatan petugas siaga di sejumlah stasiun, serta penguatan koordinasi dengan pihak terkait agar respons cepat jika terjadi gangguan. “KAI Daop 8 Surabaya menegaskan koordinasi dan kesiapsiagaan akan terus ditingkatkan guna memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan selamat, aman, dan andal di tengah potensi cuaca ekstrem,” tutup Reynold Parulian. (*)