

JAKARTA | brigadepasopati.com – Hujan deras yang terjadi di kawasan hulu membuat ketinggian air di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, sempat mencapai level siaga 1, pada Minggu (2/3/2025) malam.
Pasukan Oranye Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta terus berupaya menjaga badan air sungai di Jakarta dari tumpukan sampah akibat hujan deras tersebut. Puluhan petugas dan alat berat dikerahkan untuk melakukan penanganan sampah di Saringan Sampah Ciliwung di TB Simatupang, Jakarta Selatan, sejak Minggu (2/3/2025) pukul 22.00 WIB.
Tercatat, sebanyak 1.500 ton sampah berhasil diangkut dari Saringan Sampah Ciliwung di TB Simatupang hingga Senin (3/3/2025) pagi.

Berikut sebaran titik banjir di Jakarta per pukul 09.00 WIB:
Wilayah Terendam Banjir Kiriman Bertambah Jadi 47 RT di Jaksel-Jaktim
Jakarta Selatan terdapat 20 RT yang terdiri dari:
1. Kel. Tanjung Barat
– Jumlah: 4 RT
– Ketinggian: 80 s.d 300 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
2. Kel. Pengadegan
– Jumlah: 1 RT
– Ketinggian: 130 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
3. Kel. Rawajati
– Jumlah: 7 RT
– Ketinggian: 100 s.d 220 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
4. Kel. Pejaten Timur
– Jumlah: 6 RT
– Ketinggian: 30 s.d 370 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
5. Kel. Kebon Baru
– Jumlah: 2 RT
– Ketinggian: 60 s.d 100 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Timur terdapat 42 RT yang terdiri dari:
6. Kel. Bidara Cina
– Jumlah: 3 RT
– Ketinggian: 210 s.d 220 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
7. Kel. Kampung Melayu
– Jumlah: 26 RT
– Ketinggian: 30 s.d 150 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
8. Kel. Balekambang
– Jumlah: 3 RT
– Ketinggian:180 s.d 240 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
9. Kel. Cawang
– Jumlah: 5 RT
– Ketinggian: 300 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
10. Kel. Cililitan
– Jumlah: 2 RT
– Ketinggian: 150 s.d 250 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
11. Kel. Gedong
– Jumlah: 3 RT
– Ketinggian: 80 s.d 200 cm
– Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pembersihan masih terus berlangsung untuk mencegah efek bendung yang dapat menghambat aliran air. “Pekerjaan penanganan sampah terus dilakukan hingga saat ini agar tidak terjadi penumpukan yang bisa mengakibatkan efek bendung pada aliran sungai,” ujar Asep Kuswanto, Senin (3/3/2025).
Ia menyampaikan, sebanyak 60 petugas dikerahkan dalam operasi ini, dibantu tujuh alat berat, termasuk ekskavator amphibious, material handler dan wheel loader. “Para petugas terus berupaya memastikan aliran Kali Ciliwung tetap lancar dan Jakarta terhindar dari potensi banjir akibat sampah yang menyumbat sungai,” tandasnya. (aa)