

LAMONGAN | brigadepasopati.com – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga menggelar program Desa Peduli Lingkungan (DEPLING) di Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Menyasar dua RT, yaitu RT 1 RW 3 dan RT 1 RW 4, program ini dilaksanakan pada Minggu (25/1/2026). DEPLING menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekitar dan selokan sebagai langkah preventif dalam menghadapi potensi meluapnya air sungai serta munculnya sederet masalah lingkungan di musim hujan. Program ini memiliki urgensi yang tinggi untuk dilaksanakan berkaitan dengan kondisi RT 1 RW 3 dan RT 1 RW 4 yang sering tergenang air di saat hujan deras.
Partisipasi warga memainkan peran sentral dalam pelaksanaan program ini. Sejak pukul delapan pagi, warga bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar rumah dan beberapa titik vital, seperti jalan perbatasan antar RT dan perempatan Desa, serta mengeruk sampah yang memenuhi selokan. Selain warga, Mahasiswa BBK 7 juga turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan pembersihan lingkungan. Kontribusi tersebut tidak hanya dalam bentuk tenaga, melainkan juga kontribusi berupa pemberian tempat sampah dari timba cat bekas yang dapat dimanfaatkan untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.
Warga Desa menyambut dengan antusias program tersebut. Di samping membersihkan lingkungan bersama, beberapa warga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membersihkan area sekitar rumahnya yang luput dari perhatian dan berpotensi memicu masalah lingkungan. “Saya sangat berterima kasih atas inisiatif dari Mahasiswa KKN Universitas Airlangga. Ini bisa menjadi motivasi bagi warga saya untuk membersihkan lingkungan setiap ada kesempatan,” ucap Taufik selaku Ketua RT 1/RW 4.
Respons positif serupa terhadap program DEPLING juga dituturkan oleh Kasan, Ketua RT 1/RW 3. “Kami berterima kasih kepada Mahasiswa KKN dari Universitas Airlangga yang telah menyelenggarakan bersih-bersih Desa. Harapannya semoga acara bersih lingkungan semacam ini dapat dilanjutkan di tahun-tahun ke depan,” tutur Kasan.
Melalui pelaksanaan program ini, lingkungan sekitar menjadi lebih bersih, rapi, dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan dan munculnya penyakit. Inisiasi ini juga diarahkan dapat memberikan kesadaran bagi warga mengenai urgensi menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sesuai dengan poin SDGs ketiga, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang menegaskan peran Mahasiswa sebagai agent of change bagi masyarakat.
“Selain mendukung SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, program DEPLING juga mendukung SDGs 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan,” tandas salah satu perwakilan tim Mahasiswa BBK 7 UNAIR. (ryp)