160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Lemhannas Gelar Gebyar Wawasan Kebangsaan Bertema Ancaman Kemandirian Bangsa Di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global

750 x 100 AD PLACEMENT

JAKARTA | brigadepasopati.com – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI) merupakan lembaga strategis, yang mengambil peran penting sebagai national strategic think tank, tidak hanya merumuskan kebijakan, tetapi juga menjadi jembatan antara visi strategis negara dengan semangat dan aspirasi rakyat. melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, Lemhannas memberikan kontribusi nyata dalam membangun konsep ketahanan nasional yang relevan dengan perkembangan global dan regional. Peran ini sangat krusial agar setiap kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat teoritis, melainkan dapat diterapkan secara efektif di lapangan dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

 

Menjawab berbagai tantangan ketidakpastian geopolitik global dan isu strategis mengenai kemandirian nasional sekarang ini, Lemhannas RI menyelenggarakan “GEBYAR WAWASAN KEBANGSAAN”.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Dialog strategis telah diselenggarakan secara hibrida, pada Senin, (30/6/2025), pukul 14.00 – 17.00 WIB. bertempat di ruang Dwi Warna Purwa, gedung Panca Gatra Lemhannas RI, Jakarta Pusat

 

Forum ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si., dan menghadirkan jajaran narasumber lintas sektor, di antaranya:

– KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

750 x 100 AD PLACEMENT

– Prof. Dr. (H.C.) drg. H. Chairul Tanjung, MBA, Pengusaha Nasional dan CEO CT Corp

– Raden Pardede, Ekonom Senior

 

Acara ini digelar dengan mengusung tema “Membangun Kemandirian Bangsa di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global,” sebagai respons atas berbagai tantangan nyata yang dihadapi Indonesia. Ketergantungan pada sektor-sektor vital menjadi sorotan utama. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor beras Indonesia sepanjang Januari—November 2024 mencapai 3,85 juta ton, sebuah lonjakan tajam sebesar 52% dari tahun sebelumnya. Thailand tercatat sebagai pemasok terbesar, dengan kontribusi sebesar 30,97% dari total import. Hal ini menandakan rapuhnya ketahanan pangan nasional. Di sisi lain, kedaulatan digital juga berada di bawah tekanan akibat dominasi platform teknologi asing seperti Google, Microsoft, Amazon, dan Meta, yang menimbulkan risiko terhadap keamanan data dan informasi strategis negara.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Kondisi ini diperkeruh oleh eskalasi ketegangan geopolitik global. Kebijakan proteksionisme seperti kenaikan tarif impor hingga 145% oleh Amerika Serikat terhadap produk Tiongkok per April 2025, yang dibalas dengan tarif 125% oleh Tiongkok, telah memicu disrupsi rantai pasok global. Dampaknya terasa langsung pada perekonomian Indonesia.

 

“Forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah ikhtiar intelektual untuk merumuskan kembali arah kemandirian bangsa,” ujar Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Lebih lanjut disampaikan Gubernur Lemhanas bahwa, “Kita perlu memperkuat fondasi kebangsaan kita dengan nilai-nilai Pancasila sebagai kompas di tengah polarisasi global, sekaligus mendorong lahirnya solusi-solusi konkret untuk kedaulatan ekonomi dan teknologi.”

 

Para narasumber membahas secara mendalam berbagai isu strategis, meliputi :

– Reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan ideologi global.

– Strategi pemberdayaan ekonomi melalui penguatan kewirausahaan nasional.

– Arah kebijakan ekonomi dan pembangunan jangka panjang untuk memperkuat daya tahan bangsa.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif, membangun semangat kolaborasi lintas sektor, serta menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang berdikari, berdaulat, dan berkarakter kuat. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu mungkin juga suka
930 x 180 AD PLACEMENT